Bulan menatap Ustadz Ikhsan dengan lekat. Kedua matanya terus menatap penuh harap. "Kalau urusan menjaga diri, tentu Bulan bisa. Pak Ustad gak usah ragu soal itu. Inget lirik lagu kan, walau raga kita jauh tapi hati kita selalu dekat," ucap Bulan mencoba meyakinkan Ustadz Ikhsan. Jujur, Memang Bulan tidak siap. Tapi, janji adalah hutang yang harus di tepati. Karena Bulan berani menantang Ustadz Ikhsan dengan janjinya. Kini, Bulan harus menepatinya. Lagi pula, Kedua orang tau sudah setuju semua, masa iya, Bulan malah mau mangkir dar janjinya sendiri. Jawaban Bulan membuat tatapan kedua mata Ustadz Ikhsan semakin tajam dan dalam ke arah dua bola mata hitam serta bulu mata yang lentik. "Ekhemm ... Mudah? Itu hanya ucapan, dan akan berbeda jika sudah did jalani," tegas Ustadz Ikhsan pada

