Pesawat yang di tumpangi oleh Bulan dan Ikhsan sudah sampai di Bandara International Kairo. Ikhsan kembali menggandeng Bulan dengan mesra untuk menuruni anak tangga pesawat menuju lobby Bandara. Ikhsan menyuruh Bulan untuk duduk di ruang tunggu dan Ikhsan mengambil koper milik keduanya sambil menunggu sahabat Ikhsan yang di minta untuk menjemputnya. Ikhsan sudah duduk sambil menyalakan ponsel untuk meberitahukan pada sahabatnya itu bahwa ia dan istrinya telah sampai di Mesir dan berharap cepat di jemput. "Kamu lelah? Atau mau makan disana? Sambil nunggu sahabat saya," tawar Ikhsan pada Bulan. Bulan menatap sebuah restaurant kecil namun terlihat menyediakan amkanan yang cukup enak. Buktinya banayak orang keluar masuk disana. "Boleh. Itu jualan apa?" tanya Bulan pada Ikhsan. "Semacam m

