23. Keluarga Baik

1613 Words

Bertahun-tahun Marsha tak pernah melalui jalan ini, jalan yang membuatnya traumatis. Bahkan jika dia harus pergi ke suatu tempat, dia lebih memilih memutar dibanding melewati jalanan yang pernah menjadi saksi bisu kebodohannya. Jalanan yang sebenarnya tak terlalu padat dan cukup luas. Tak ada yang berubah dari jalanan ini seolah kejadiannya baru terjadi kemarin. Kini dia melaluinya lagi, bersama seorang pria, anak dari keluarga malang yang harus mengalami musibah karena dirinya yang ceroboh. Marsha melirik Darel yang duduk di sampingnya, pria itu masih tampak ceria dan tertawa keras ketika menceritakan pengalaman di sekolah SMAnya, bagaimana dia bisa tertawa sekencang itu di saat hidupnya sama berantakan dengannya? Lalu Marsha teringat sebuat kata-kata, bahwa orang yang paling keras tert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD