Kehangatan Bersamamu

2676 Words

“Oughhh! Yaaankk…mas sampeeeee…” desisan mas Alvin yang juga membuatku tak kuasa menahan. “Ahhh! Massss…aku sampaiii…” desisku sambil mencengkeram erat mas Alvin, sampai kami akhirnya terkapar seetlah beberapa ronde. Ini melelahkan tapi membuatku seperti kehilangan beban. Mas Alvin memelukku erat seolah tak ingin berpisah dariku. "Mas..." desisku, suara itu nyaris hilang ditelan napas sendiri. Aku merasakan hangat pelukan mas Alvin yang terlihat mulai lemas kehabisan tenaga dengan nafas yang sedikit terengah-engah. “Hmm…kenapa, Yank? Kamu minta lagi? Istirahat dulu ya? Mas kehabisan tenaga…” Sontak saja aku tertawa terkekeh mendengar kalimatnya. “Kamu ini…” aku terkekeh sambil pura-pura merengut. "Kamu kecapean juga kan? Tapi aku gak akan nyakitin kamu kan?" bisiknya. Kalimat itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD