MAMD-24

1778 Words

"Jadi, malam ini nginap disini atau ikut pulang?" Ari bertanya pada Samudra sambil mengerling jahil. Semua keluarga dekat yang masih tersisa di ruang tamu keluarga Ara sontak tertawa mendengarnya. Jangan tanya wajah Samudra dan Ara, mungkin sudah bukan merah lagi warnanya. "Jahil banget si Ayah, nih," gemas Verisha pada sang suami. "Gimana, Mas Donni, boleh, Samudra nginap disini?" Verisha memastikan pada Donni mengingat kesepakatan mereka yang tetap memisahkan tempat tinggal Ara dan Samudra. Donni menatap Samudra dengan wajah serius. Samudra menanti keputusan dengan wajah tegang, lebih tegang dari saat akan menghadapi ijab kabul. Tentu saja Samudra ingin diberi kesempatan berduaan dengan kekasih halalnya. Walau sejujurnya dia tak terpikir untuk meraih malam pertama. Dia benar-benar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD