MAMD -20

1900 Words

"Serius, lo mo nikah sama Kak Sam?" Shafa yang baru masuk ke dalam kamar Ara tak bisa menahan kepo nya. Ara menyengir lucu. Kemudian melanjutkan selancarnya di layar laptop. "Jangan nyengir doang! Jawab yang bener, serius atau prank doang?" Shafa kesal. "Iya beneran lah!" "Kenapa mendadak? Lu tekdung?" "Eeh ... itu mulut, minta dikasi bon cabe lu?" Ara balas tak kalah kesal. "Lah, habisnya, kenapa tiba-tiba? Lu kan, masih kuliah. Kak Sam juga masih nanggung, dikit lagi selesai. Kenapa buru-buru?" Jederrr... Pintu kamar terbuka tiba-tiba dengan kasar. Ara dan Shafa berjengit kaget. "Heh, drama queen, biasa aja buka pintunya!" Gerutu Shafa. "Rusak deh, engsel pintu gue?" "Lu, tega ya ama gue! Lu mau nikah, gak cerita ama gue! "Ama kita!" Ralat Shafa cepat. "Iya, ama kita berdua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD