MAMD -22

2486 Words

Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 teman-teman Samudra dan Arya sebagian sudah pamit pulang. Samudra mendekati Ara yang baru turun dari musholla di lantai dua. Menghentikan langkah Ara yang sudah berada diundakan tangga paling bawah. "Pulang bareng aku 'kan, nanti?" tanya Samudra sambil tangannya merapikan helaian rambut Ara yang keluar dari jalur. Kini tinggi mereka hampir sejajar. Ada Danisha dibelakangnya yang sama-sama baru selesai sholat. Danisha merangkul bahu Ara dari samping, mendekatkan kepalanya dengan kepala Ara. Turut mendengarkan apa yang dikatakan Samudra. "Iya lah. Ntar kalau gak ditungguin, bisa-bisa, ada yang pulang ama mantan!" ketus Ara sambil memicingkan matanya. Danisha sontak terkekeh geli, tak disangkanya Ara bakal sefrontal itu bicaranya. Samudra mendengkus pela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD