Bab 21. Strategi Sang Ayah

1343 Words

Bab 21. Strategi Sang Ayah “Apa?! Vania ada di sana?” Seluruh kendali dan kekuatan yang dimiliki Jonathan Saksena lenyap dalam sekejap. Pria yang ditakuti seluruh kota itu kini hanyalah seorang ayah yang dihantam realitas yang paling mengerikan. Tangan Jonathan perlahan terangkat, meremas dadanya yang terasa sesak. "Vania... putriku? Jadi tugas yang dia bilang kemarin adalah tentang si Rafael. Sial!" gumamnya, matanya membelalak penuh. Horor. Jonathan bangkit dari kursinya, tubuhnya terhuyung ke belakang seolah baru dipukul oleh kekuatan tak kasat mata. Ia menyadari. Vania, putri satu-satunya yang ia lindungi, yang ia pikir aman, kini berada dalam sarang singa. Bukan sebagai tawanan, melainkan jadi mata-mata, dan berada di sisi musuh terbesarnya. “Vania ada di rumah Rafael.” Jonath

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD