Bab 118: Beda Ayah

1211 Words

Seharian, Ans mengikuti ayah dan om nya di kantor secara bergantian. Ia bahkan mengikuti rapat perusahaan yang diadakan di ruangan omnya itu. Tak sedikitpun dari apa yang ia dengar menarik minatnya. Tapi melihat bagaimana omnya itu memimpin, dan ayahnya menempatkan diri, membuat otaknya berpikir keras. Ada sesuatu yang menggelitik Ans. Ayahnya adalah anak sulung sementara omnya anak bungsu. Hampir semua temannya yang anak pengusaha, maka perusahaan keluarga akan diteruskan oleh anak sulung yang laki-lakinya. Bahkan di antara mereka ada yang kemudian saling berebut. Tapi melihat ayah dan omnya, begitu professional menempatkan diri, Ans jadi bertanya-tanya. Begitu rapat selesai, Ans pamit dari ruangannya omnya untuk mengikuti ayahnya. “Papa,” ia menyamai langkah lebar ayahnya. “Kenapa Papa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD