Part 155

1795 Words

“Pada akhirnya sang semesta akan membuat kamu kembali pada cinta yang membawa kebahagiaan untukmu.” *** Jesika tidak menyangka ternyata dia berada di sebuah gudang yang entah ada di mana saat ini. Tubuh Jesika terikat pada kursi sedangkan lelaki yang Jesika ingin temui muncul dihadapannya dengan wajah serius dan bahagianya seakan dia menunggu hari ini tiba. “Selamat datang, Jesika. Aku tidak menyangka kamu akan menjebakku dengan memberi tahukan semua kebusukan ku pada adik ipar kamu. Jahat sekali kamu. Untungnya aku menyadari hal tersebut. Jadi. aku bisa membunuh kamu tanpa diketahui orang lain,” kata Jefri yang beranjak dari tempatnya dengan berjalan mendekati Jesika. Belum sempat tiba di sana, Jefri tersandung kakinya sendiri hingga dia jatuh dihadapan Jesika sambil mencium kaki Jesik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD