Bab 21

1761 Words

Kontrakan Zahra terasa lebih sunyi dari biasanya. Arvin membantu Zahra melangkah masuk, pelan, dan sangat berhati-hati. Dia ingat pesan dokter yang mengatakan kandungan Zahra yang baru tiga minggu masih sangat rentan, jadi harus berhati-hati menjaga kesehatan fisik dan mentalnya. Ibu hamil tidak boleh terlalu lelah dan hindari stres. Sejak keluar dari rumah sakit, Arvin sudah sangat protektif. Bahkan dia mengemudi dengan hati-hati, menghindari goncangan sekecil apapun. Di dalam kamar, Zahra duduk di tepi ranjang, wajahnya pucat, tubuhnya masih lelah. “Kamu harus banyak istirahat,” kata Arvin sambil merapikan bantal di belakang punggung Zahra. Nada suaranya lembut, penuh perhatian. “Jangan mikirin kerjaan. Biar kafe diurus karyawanmu dulu." "Tapi aku nggak bisa tenang nanti, Mas," Ar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD