PM -11-

4969 Words

Sanders bergeming terlihat menyedihkan, dia membias kaca mobil yang mulai dipenuhi rintik. Pukul sepuluh pagi, hujan turun membahasi bumi yang seperti paham akan sebuah elegi penghuni. Dia menulis sesuatu, di jendela yang tanpa sengaja terbaca oleh Martha. "Pupus" Begitu tulisannya, mau tak mau pasokan oksigen dalam jiwa Martha yang dia simpan seperti kehilangan banyak udara. Dia membuka ponsel untuk menuliskan sesuatu lain dari kata pupus. Meredam teriakan dalam hening.   Pupus :) Hujan telah mengguyur jiwa yang rapuh, di tengah badai semesta yang melepuh oleh retina menyedihkan. Pupus katanya, sebuah kata untuk menceritakan bagaimana hatinya sekarang yang terasa sulit untuk membuka mata, melihat kenyataan tentang kehilangan. Tidak ada yang baik-baik saja oleh kepergian, namun pupus ad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD