Chapter 48

1687 Words

Rama tidak tahu yang pembawa sial di sini itu siapa. Kenapa setiap perempuan yang ada di sampingnya pasti sakit. Dulu Yasmin, tidak perlu dibicarakan lagi. Sekarang Devi malah kecelakaan seperti ini. Masih dua bulan lagi pernikahannya dengan Devi. Dan mungkin, saat itu juga hari-hari Yasmin melahirkan atau mungkin sudah melahirkan. “Ram, makan dulu.” Kata Pak Ilham saat Rama hanya diam di kursi tunggu sejak berjam-jam yang lalu. Devi sudah ditangani. Kepalanya cidera cukup parah mengingat banyak sekali yang darah yang keluar. Devi juga sampai mendapat tranfusi darah karena kehilangan banyak darahnya. “Yang nabrak Devi, masih diperiksa di kantor polisi. Dia belum punya SIM.” Rama menatap papanya tak percaya. Bagaimana bisa belum memiliki surat izin mengemudi tapi sudah bebas menggunaka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD