“Mas Andra,” ujarnya tanpa suara. Kedua tangan Andra menangkup wajah Rena, ibu jarinya menghapus air mata di wajah cantik itu kemudian membawa Rena dalam dekapannya. Tubuh Rena menegang tanpa memberontak atau melepaskan pelukan karena sesungguhnya Rena butuh pelukan saat ini. Andra menatap tajam pada tiga wanita yang sudah mencaci maki gadisnya, pria itu sedari tadi berada tidak jauh dari Rena dan bisa mendengar semua cacian dan makian yang ketiga wanita itu lontarkan kepada calon istrinya. Bila tatapan bisa membunuh, mungkin ketiga wanita itu sudah terkapar mengenaskan dengan darah berceceran di lantai. Andra mengenal tiga wanita yang merupakan sahabat dari Monica, mantan kekasihnya di masa lalu. Andra masih berhubungan baik dengan ketiga wanita itu, tapi sepertinya saat ini juga A