Gerald berjalan dengan langkah kaki seribu untuk bisa sampai menuju ke kamarnya, perasaannya sungguh benar-benar campur aduk sekali dan tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Karena, semua rasa yang ada di dalam hatinya itu terlalu kompleks hingga tak sanggup untuk diurut satu persatu bagaimana rasanya. Senang, sedih, kecewa, takut dan bingung, semuanya itu bercampur menjadi satu karena memang hal seperti ini tak pernah diharapkan olehnya. Jangankan untuk diharapkan, dibayangkan saja tidak pernah. Seharusnya, malam ini ia tetap berjaga di depan pintu kamar Clara dengan tegap dan sigap, mengawasi sekitar agar nona mudanya itu merasa aman dan nyaman, karena ada yang berjaga di depan kamar, melindunginya dari musuh yang mungkin saja masih ada disekitar dan tengah mengintainya. Tugasnya adalah