Bab 88

1140 Words

Setelah terdiam untuk waktu yang lama, Jessica Wen menatap tajam ke arah Wilson Tan. Dia terlihat marah dan sorot matanya dipenuhi kebencian yang dalam. "Jadi maksudmu, karena demi anak ini kamu bertahan bersamaku?" Ucap Jessica Wen marah. Dia sangat tidak senang dengan kenyataan pahit ini. Apa pria itu berpikir dia hanya alat untuk melahirkan bayinya? Ketika dia ingin pergi, dia dapat membuangnya kapan saja, begitukah maksdunya? "Itu memang benar. Aku bersamamu hanya demi anak yang ada di dalam kandunganmu itu. Kalau tidak, memang masih ada kesempatan bagimu untuk dapat kembali bersamaku?" Balas Wilson Tan acuh tak acuh. Wilson Tan tidak ingin bertengkar dengan wanita ini. Dia lah yang membuatnya marah. "Brengsekk kamu Wilson, kalau tahu akan seperti itu, akupun tidak sudih mengandung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD