Bab 12 - Kondisi Ibu dan Kabar Pernikahan

1140 Words

Acara pernikahan itu berjalan nyaris sempurna di mata semua orang. Lampu kristal menggantung megah di langit-langit ballroom. Musik lembut mengalun, para tamu undangan tersenyum, tertawa, dan saling bersulang. Mereka memuji betapa serasinya Nara dan Raka. Pengantin yang terlihat seperti pasangan ideal dari dongeng. Namun hanya satu orang yang tidak benar-benar hadir di ruangan itu. Nara. Di balik gaun pengantin putih yang melekat anggun di tubuhnya, hatinya berantakan. Senyumnya terasa dipaksakan. Tangannya dingin, matanya berkali-kali menatap ponsel yang tak juga bergetar. Di rumah sakit, Ibunya sedang berjuang antara hidup dan mati. Sementara di sini, semua orang tertawa. Raka berdiri di sampingnya, tampak santai, berbincang dengan beberapa relasi bisnisnya. Tawanya terdengar jelas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD