BAB DELAPAN PULUH

2249 Words

Tanpa ada rencana sebelumnya, ini adalah pertama kalinya ketiganya menikmati sarapan bersama sejak terakhir kali mereka melakukannya lima tahun lalu. Rasanya agak canggung bagi ketiganya. Tidak banyak pembicaraan yang ada di antara mereka terutama Sora yang hanya membuka suara ketika menjawab pertanyaan sederhana yang diajukan oleh ayahnya, pertanyaan seputar kesehariannya. Sementara Soyeon hanya menanggapi seadanya. “Danyeo ogesseumnida (Aku berangkat sekarang).” , ujar Sora begitu selesai mengenakan sepatunya. “Ne (iya), josimhaeyo (hati - hati).” , balas ayah Sora yang masih sibuk di dapur mencuci peralatan makan bekas sarapan mereka, “Jangan lupa untuk menghubungi appa Jika sesuatu terjadi di sekolah.” “Algesseoyo (Ya aku mengerti).” “Galkke (Aku pergi dulu).” , Soyeon ikut berp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD