BAB TUJUH PULUH ENAM

1775 Words

“Waeyo (Kenapa)? Apa ada alasan khusus?” “Animnida (Tidak).” Dari raut wajahnya, Seowoo bisa melihat wali kelasnya tersebut heran dengan keputusannya untuk tidak pergi kuliah. Hal ini ini pernah ia lihat sebelumnya saat ia memberitahukan hal yang sama kepada ibunya, bahwa ia tidak akan masuk ke perguruan tinggi manapun, reaksinya sama persis. Hanya saja yang berbeda, reaksi ibunya ditambahkan dengan omelan. Jelas terlihat pada raut wajah Seowoo bahwa tidak ada keraguan pada jawabannya. Merasa Seowoo tidak akan bisa dibujuk dengan mudah, guru wali kelas tersebut meletakkan kembali kertas yang berisi jawaban dari Seowoo dan kemudian menautkan jari-jari kedua tangannya di atas meja. Siapapun yang mengenal ibu guru Choi dengan baik, pasti tahu betul ini gestur ini menandakan akan ada seb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD