Keseharian Gisel hanya berputar di apartemen saja, rasa bosan menyelimutinya hingga tak tahu lagi harus berbuat apa? Beberapa kali Gisel mengirim pesan pada Yuza, sayangnya tak mendapat balasan karena pria itu sibuk menggantikan Zea. Selain Yuza, Gisel juga mengirim pesan pada Ello, sekali lagi dia kecewa karena temannya tidak bisa datang untuk menghibur. Gisel berguling-guling di atas tempat tidur, berteriak, bernyanyi, hingga lelah dan berusaha menghibur diri. “Papa ke mana? Kamu di mana? Aku siapa?” teriak Gisel menghilangkan kebosanannya. Terlalu banyak bergerak membuat Gisel merasakan sakit dibagian perutnya. Rasa sakit itu seperti kram, tetapi Gisel masih bisa menahannya. Pada akhirnya, dia berbaring dengan tenang sembari mengusap perutnya yang masih terlihat rata. “Sayang, kita