Chapter 59

1653 Words

Setelah memutuskan sambungan interkom-nya, Azka kembali fokus pada dokumen di hadapannya. Tak berapa lama kemudian, suara ketukan pintu terdengar. “Masuk!” pinta Azka yang setelahnya Arya masuk ke dalam dengan kepala menunduk. Pria itu tak berani mengangkat kepala untuk menatap sang bos. “Ada apa?” tanya Azka ketika Arya berhenti beberapa langkah di depan mejanya. Selama beberapa saat, Arya hanya membisu. Pria itu meremas kedua tangannya dengan gugup. Terlihat ragu untuk berbicara di hadapan Azka. “Katakan. Ada apa kau kemari,” pinta Azka yang membuat Arya terkesiap. “Sa, saya ingin meminta maaf perihal semalam. Saya tidak tahu kalau wanita yang selama ini istri saya ceritakan adalah istri Anda. Saya benar-benar minta maaf, Pak. Saya juga telah menegur istri saya tentang masalah itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD