Chapter 51

1957 Words

Navaya meraih ponselnya yang berdering di atas meja. Ia lalu geleng-geleng kepala ketika melihat nama Zoya tertera di sana untuk kesekian kalinya dalam 1 jam. Tanpa pikir panjang, Navaya pun menjawab panggilan tersebut. “Halo,” sapanya. “Yaya, kau di mana?” tanya Zoya di seberang telepon. Bisa Navaya dengar suara grasak-grusuk dari sana. Entah apa yang wanita itu lakukan saat ini. “Masih di rumah. Kenapa?” tanya Navaya. “Ya, ampun! Ini sudah jam 6 lewat! Acaranya akan dimulai 1 jam lagi dan kau masih belum berangkat?! Yaya! Kau tahu ‘kan, jarak rumahmu ke hotel itu sangat jauh? Kenapa kau lelet sekali?” omel Zoya. “Ini aku sudah mau berangkat,” ucap Navaya terpaksa berbohong. Padahal ia baru akan menata rambutnya seusai mengenakan dress. “Bagus. Cepatlah berangkat agar kau segera tib

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD