Malam ini Aidan memutuskan untuk menginap di rumah Liana. Sudah dua jam berlalu sejak mereka dari taman, Liana mendadak menjadi sosok yang pendiam. Ingin sekali Aidan mengajak wanita itu bicara, namun ragu. Takut pertanyaannya membuat Liana kembali ketakutan mengingat peristiwa tadi. Sebenarnya siapa wanita itu? Kenapa dia ingin mencelakai Liana? Aidan merasa dirinya tidak becus menjaga wanita itu, bisa-bisanya ia lengah seperti tadi. "Tuan, anda tidak ingin kembali ke resort?" tanya Simon. Dengan santai ia melenggang masuk ke dapur, mengambil sebotol air dingin di kulkas, menegaknya hingga setengah air di botol itu tandas. Lalu ia duduk di kursi makan tepat di hadapan Aidan. "Minum air mineral aja banyak gaya," ucap Aidan julid. Simon mengelus dadanya. Padahal ia biasa saja ketika min

