22. Kembali Pada Aidan?

1213 Words

Pagi ini Noah sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Sejak Liana memberi Aidan kesempatan terakhir kemarin, pria itu tidak pernah meninggalkan rumah sakit. Ia menemani Noah selalu dan mencoba sedikit demi sedikit mencuri hati anak itu. Liana tengah sibuk merapikan baju-baju Noah dan memasukkannya ke sebuah tas kecil. Sedangkan Noah duduk di bangsal sambil bercerita dengan Aidan. "Udah siap nih, ayo pulang," ucap Liana, ucapannya membuat Aidan dan Noah yang masih bercerita terhenti. Aidan bangkit dan menggendong Noah, anak itu langsung melingkarkan kedua tangannya di leher Aidan. Mereka bertiga berjalan beriringan di koridor. Liana hanya memperhatikan dan menyimak setiap ucapan yang Noah lontarkan pada Aidan. "Om, tiba-tiba Noah kepengin es krim," celetuk Noah. Aidan mengangguk kecil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD