episode 12

1898 Words

Alexsa masih mematung di tempat ,ingin menutup matanya namun sepertinya tidak bisa,pandangan tersebut terlalu indah untuk di abaikan. Kelvin bergesas berlari menuju ruang ganti dan menutup pintu tersebut dengan sedikit keras. "Handuk sialan,bisa bisanya melorot di waktu yang tidak tepat"! Umpat Kelvin kesal dengan d**a yang sudah naik turun, bukan hanya malu tapi harga diri anak kondanya sudah jatuh terserakak karena sudah di lihat oleh gadis perawan yang membuatnya berdebar debar beberapa saat ini "Sayang, apa kamu tadi melihat nya, itu tadi burung cucakrowo papamu kan, tadi itu bukanya tertidur ya tapi sudah kelihatan gede,bagaimana jika sudah bangun ,ya tuhan"! Gumam alexsa yang sedang berbicara dengan Leon seketika bulu pada tubuhnya berdiri semuanya. "Ooouuuu"!! Sahut Leon deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD