Kaisar melihat mata Aura yang menyimpan dendam yang sangat besar. Tapi dia juga tak bisa tinggal diam melihat Aura dalam bahaya. Kaisar membawa Aura duduk di ranjang miliknya. Sedangkan dia duduk berjongkok di depan Aura. "Baby, aku nggak tahu sebenernya apa yang terjadi dengan mu di masa lalu sampai kamu mempunyai dendam begitu dalam dengan mereka. Dan aku nggak akan maksa kamu buat cerita sama aku. Tapi aku tetap bakal ikut campur apalagi aku pernah lihat kamu terluka seperti itu. Di tambah papi sama mami juga sudah mengetahui apa yang terjadi dengan mu. Mendengar semua perkataan mu tadi, aku tahu masih ada hal lain yang kamu sembunyikan dariku. Dan itu berhubungan dengan dendam yang kamu miliki saat ini." Mata Aura melihat Kaisar dengan seksama. Aura tak bisa percaya penuh pada si

