27. Dua Puluh Tujuh

2230 Words

Sudah habis dua bulan, masa-masa manis ini akan berakhir akibat kepala batu istrinya. Rahee itu susah sekali dibujuk, dirayu, bahkan ia sudah memohon agar Rahee mau untuk tetap bersanding dengannya. Sean selalu bersabar hati dalam menghandapi pola tingkah Rahee yang seperti itu, ketika Rahee berkata pedas padanya, ketika wanita itu memojokkannya dengan sindiran-sindiran setajam silet, bahkan saat di mana istri cantiknya yang bermanja kepada Kei. Sean tetap diam dan hanya memamerkan senyumannya saja, walau sebenarnya dia terluka. Jangan salah mengira kalau Sean tidak menegur tingkah Rahee yang kelewat manja pada temannya, ia bahkan nyaris meninju wajah Kei jika saja ia tak ingat bahwa pria itu adalah sohibnya. Sean sering berkata kepada Rahee jika kelakukannya yang itu tidak baik, sementa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD