Waktu menunjukkan pukul enam petang. Wanda masih asyik menonton Drama Korea saat pintu kamarnya diketuk dari luar. Dari caranya mengetuk yang terkesan santai dan enak didengar, Wanda yakin itu bukan Davin. Dengan langkah malas, Wanda menuju ke pintu, kemudian membukanya. Kemudian, wajah ramah Isabell menyapanya. "Kamu habis mandi? Rambut kamu kok nggak dikeringkan?" tanya Isabell. Wanda sudah mandi sejak satu jam yang lalu. Tapi rambutnya belum sepenuhnya kering karena memang hawa di tempatnya berada saat ini sangat dingin. "Aku lupa nggak bawa hairdryer, Kak," jawab Wanda. "Pakai punyaku yuk! Nanti sakit loh," tawar Isabell. Di saat bersamaan, Davin keluar dari kamarnya dan menatap dua perempuan di hadapannya. "Ada apa?" tanya pria itu. "Itu... anak-anak mau barbeque-an di halaman

