Kesetiaan

1000 Words

“Keluarlah, aku tahu kau ada di dalam!” ujar Wilson, matanya menyipit terbakar oleh amarah tak terbendung. “For what? Untuk apa aku mengikuti perintahmu, ha?” “Keluarlah, Stacey! Aku bukan orang sabaran seperti yang kau kira!” geram Wilson melalui telepon. Tak sampai lima menit berlalu, Stacey membuka pintu kantor yang biasa di gunakan untuknya bekerja. Dengan cekatan Wilson mendorong tubuh Stacey hingga masuk kembali ke dalam rumah. “Wi-wilson! A-apa yang kau.. Wilson!” ujar Stacey tergagap. Saking cepat gerakan Wilson, Stacey baru menyadari bahwa tubuhnya telah terkunci oleh Wilson. Stacey tak bisa bergerak, tangan kanan Wilson mencengkram erat dagunya hingga menimbulkan rasa sakit di sekitar kulit rahang. “Wilson.. kau.. apa maumu!? Lepaskan aku!” geram Stacey. “Aaah, apa kau tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD