Sekitar pukul setengah empat semua pekerjaan Varrel sudah selesai. Maka dari itu dia berniat untuk pulang. Ah, iya, sebelum pulang ke rumah dia juga harus menjemput kedua anaknya. Setelah merapihkan berkas-berkas yang berserakan, mematikan komputer, Varrel bangkit dari duduknya. Tidak ketinggalan jas serta ponsel turut dia bawa. Setelah rapih-rapih Varrel bergegas ke luar dari dalam ruangan. Selagi menunggu pintu lift terbuka pria itu memilih membalas pesan-pesan yang sejak tadi masuk. Dia juga beberapa kali mengirim pesan kepada Ayna, tetapi tidak dibalas sama sekali. Sebenarnya sedang apa wanita itu di rumah? Ting! Pintu lift terbuka. Masih sambil bergelut dengan ponsel Varrel masuk ke dalam. Selesai membalas pesan dia memasukkan ponselnya ke dalam saku. Selain Ayna yang tidak merespo

