SB | Adam Ingin Lagi

1172 Words

Millie POV Aku menggeliat tidak nyaman ketika merasakan sesuatu yang lembut berkali-kali mengecupi punggungku yang tak tertutup sehelai kain. Setengah hati bangun dari tidur lelapku, hal yang pertama kali aku lihat adalah suasana kamar yang temaram. Aku bisa melihat jendela apartemen yang dilapisi kaca kini menampilkan langit malam yang begitu indah. “Apa saya membangunkan kamu?” tanya seseorang tepat di belakangku. Spontan aku hendak menjauh karena terkejut. Namun pergerakanku harus terhenti karena seseorang melilit perutku dengan erat. “Daddy?” cicitku sembari menoleh ke arah orang itu. Pria yang beberapa jam lalu telah mengambil kesucianku. “Tidurmu nyenyak sekali.” katanya. “Maaf, Millie sangat lelah.” balasku lirih. “Sepertinya saya terlalu bersemangat menggempurmu ya.” katanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD