SB | Terbongkar

315 Words

Author POV Adam menatap datar seorang wanita yang menangis di sofa ruang tamu apartemennya. Netranya lalu beralih menatap gadis belia yang terduduk gelisah dengan penampilan yang acak-acakan sama sepertinya. "Aku tidak percaya kamu melakukan ini di belakangku, Dam." tangis wanita itu. Adam menghela napas berat. "Aku lebih tidak percaya karena kamu yang lebih dulu mengkhianatiku, Nat. Aku sudah berusaha untuk berubah selama ini. Tapi justru kamu yang balik mengkhianatiku." desis Adam tajam. "Itu karena salahmu. Kamu selalu tidak ada waktu untukku. Aku kesepian, Dam. Aku butuh kehangatan." kata Nathalie masih terisak. "Tapi tidak dengan mengkhianatiku, Nat. Aku sangat mencintaimu, tapi kamu membuatku benar-benar terluka." balas Adam dengan keras. "Tapi kamu juga sama. Kamu jug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD