Bumi dan Allora turun bersama untuk sarapan. Di meja makan sudah ada Altares juga Velove. "Bumi...." Altares memanggil putranya untuk segera duduk. "Ada apa pa?" "Dia menghubungi mu lagi?" Altares bukan orang yang suka basa basi jika menyangkut ketenangan keluarganya. Terlebih mengetahui bagaimana watak Bumi juga Allora. "Hemm, semalam dia menghubungi dengan nomer baru. Minta Bumi jemput. Dia pikir dia siapa!" Bumi menyesap s**u hangat yang baru saja di buat oleh Allora. Allora sendiri terlihat santai. Terbiasa mengikuti papanya menghadapi hal tak masuk akal seperti itu, Allora lebih tenang dari pada Arra. "Perlu papa turun tangan?" Bumi terdiam lalu menggeleng. Dia melihat Allora sedang bersama Velove mengambil beberapa makanan untuk disajikan. "Allora ikut kita ke k

