DANIEL

1638 Words

“Kamu mau pulang sekarang?” Keira mengubah posisi tidurnya yang terlentang menjadi miring ke sisi ranjang, dari posisi inilah ia leluasa memperhatikan Daniel yang sedang merapikan kemejanya. Baru itu saja yang ia sentuh, potongan pakaian mereka yang lain masih berserakan di lantai dan perlu waktu untuk memungutnya kembali. “Ng... ini sudah terlalu larut, aku tidak menyangka kita akan ketiduran.” Jawab Daniel tanpa menoleh ke arah Keira. Begitu tersadar sudah tertidur beberapa jam di kamar ini, Daniel terkesiap dan bergegas merapikan dirinya agar bisa segera pulang. Pikirannya sibuk mencari alasan untuk membungkam Vania, agar wanita itu tidak mencurigainya lagi. Keira menopangkan kepalanya dengan bantal yang ia tumpuk dua, matanya terus menyoroti punggung pria itu. Ada rasa tidak ikhlas m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD