Usai curhat panjang bersama Maria, akhirnya Vania bisa bernapas lega. Ia pun kembali mengikuti kelas terakhirnya hari ini dengan lebih tenang, sangat jauh berbeda dengan kelas sebelumnya, saking banyak pikiran hingga tak ada pelajaran yang terserap di otaknya. Vania pun tak lagi menggubris Brian yang masih duduk berdekatan dengan gadis lain, biarlah... mungkin lebih baik seperti ini. Lagipula cepat atau lambat ia dan Brian pun pasti menjauh karena sadar tidak ada yang bisa diharapkan dari persahabatan dengan modus perasaan ini. Kelas pun berakhir, Vania dengan girang merapikan alat tulisnya. Ia tak sabar lagi menghampiri Maria yang menunggunya pulang di kantin. Mereka janjian akan mampir ke mall usai kelas, Maria mengajaknya nonton di bioskop agar bisa refreshing sejenak. “Kita nge-mall

