PERSAINGAN DUA HATI

1870 Words

Layar ponsel yang hening masih terus ditatap penuh antusias oleh Brian, harapannya tetap satu yakni mendapatkan balasan dari Vania. Harap harap cemas Brian menunggu hampir satu jam, tapi tak kunjung terkabul apa yang ia harapkan. “Huft... apa kamu mempermainkan aku Va?” Brian mengeluh sendiri, sedih tapi tidak berani menyalahkan siapapun. Semua yang terjadi kemarin adalah pengalaman pertamanya, ia pun tak tahu apakah Vania menyukainya atau hanya dorongan napsu sesaat. Namun bagi Brian, bisa memilik Vania luar dalam saat itu sudah hal yang sangat membahagiakan. Masalahnya, ia mulai candu, ia tak ingin hal itu hanya sekali terjadi. Ia ingin memiliki Vania sepenuhnya. Brian bolos kuliah hari ini, ia masih bersantai di kamarnya dan terus memikirkan jalan terbaik untuk membantu Vania lepas da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD