MENGUAK KENANGAN

2039 Words

Bangku kelas yang kosong di dekat Brian, mengusik hati kecilnya yang masih belum sepenuhnya terlepas dari pesona Vania. Ia sengaja membiarkan satu bangku tetap kosong, toh masih banyak tersisa bangku lainnya. Meskipun masih ada Melly yang duduk di dekatnya namun tetap terasa ada bagian yang kosong. Kelas terakhir tinggal sepuluh menit lagi, tanpa kehadiran Vania, hari hari di kampus terasa sangat panjang dan membosankan bagi Brian. "Akhirnya kelar, pulang bareng yuk." Ajak Melly dengan senyuman manisnya. Ia menoleh pada Brian yang duduk di sebelahnya. Brian mengangguk lemah, gadis itu sudah beberapa hari menempel dengannya, sengaja ia biarkan masuk dalam hidupnya. Tidak ada salahnya mencoba membuka hati pada orang yang benar benar kosong, meskipun setengah Brian paksakan. Bisa dibilang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD