BEDA PRIORITAS

1332 Words

"Ok cukup sampai di sini dulu, aku tunggu laporan keuangannya segera." Keira menyudahi pertemuannya dengan direktur perusahaannya. Orang-orang yang direkrut ayah Keira sebelum lengser dari jabatannya. "Baik ibu Keira, akan saya siapkan segera." Jawab pria paruh baya itu yang segan kepada pemimpinnya. Keira tersenyum menyeringai mendengar panggilan itu, teringat panggilan khas yang Daniel berikan untuknya. Dan hanya Daniel yang tampak cocok memanggilnya dengan sebutan 'nona'. Entah mengapa mendengar logat pria itu menyerukan sapaaan itu padanya, terasa seperti candu, Keira amat menyukainya. Keira mengangguk pelan sebagai respon terhadap direktur itu, urusannya ke kantor sudah selesai. Tidak ada kepentingan lain lagi, ia hanya sesekali berkunjung dadakan ke kantor agar bisa melihat per

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD