Bab 55 Si Kembar

1014 Words

Pagi itu, rumah Leo dan Naya lebih ramai dari biasanya. Alarm jam bayi berbunyi bersahut-sahutan, Lara dan Lino mulai bergerak-gerak, sementara Naya menyiapkan sarapan dan Leo sibuk menyiapkan perlengkapan bayi kembar untuk hari pertama mereka mengikuti program “Parent-Baby Playgroup” di pusat komunitas dekat rumah. “Sayang… kamu yakin mereka siap?” tanya Naya sambil menatap bayi-bayi yang sudah memakai baju matching berwarna pastel. Lara menggerakkan tangan mungilnya, Lino menendang-nendang kaki seolah menunjukkan semangat (atau protes, Naya belum bisa bedain). Leo tersenyum, menepuk pundak Naya. “Tenang, Nay. Ini cuma playgroup. Mereka bakal belajar main sama anak-anak lain, ketemu guru, dan aku yakin… kita bisa jalani ini.” Naya menghela napas panjang. “Hmm… oke… tapi aku masih nggak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD