MIB S2_Tunda

1026 Words

Silan melirik pada istrinya bahwa ini sangat tidak beres baginya. Bella seperti menjaga jarak dengannya dan juga keluarganya yang lain. “Apa Mama berpikiran sama seperti yang Papa pikirkan juga?” Wanita itu menoleh ketika baru saja menuangkan teh dari teko ke dalam cangkir warna putih dengan hiasan bunga di sebelahnya. “Maksud Papa?” “Ya dia sepertinya menghindari Papa begitu saja. Papa tidak pernah ada niatan jahat untuk dia.” “Bella itu trauma sama sepupunya yang lain, Pa. jadi maklumi aja. Nanti juga kan dia pasti tinggal di sini.” Mereka berdua berharap kalau Bella memang mau tinggal di sana. Sebentar lagi Silan akan kembali lagi ke luar negeri melanjutkan pekerjaannya. Tapi Bella malah akan tetap di sini nanti dengan istrinya. Bella menghela napasnya dengan panjang ketika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD