30

1578 Words

Di salah satu sudut meja VIP yang agak remang, Satya menyesap minumannya sambil memperhatikan kerumunan. Sebagai anak Pak RT sekaligus kakak tingkat yang cukup populer, ia memiliki posisi strategis untuk memantau siapa saja yang hadir. Di sampingnya, duduk dua temannya, Reno dan Gilang, serta seorang gadis bernama Monica yang sejak zaman kuliah selalu menganggap Lintang sebagai rival terberatnya. "Gila, itu Lintang?" celetuk Reno sambil menyipitkan mata. "Sumpah, baru kali ini aku lihat dia dandan total begitu. Biasanya kan cuma pakai kemeja kegedean sama bawa laptop." Monica yang sedang memutar-mutar gelas koktailnya langsung mencibir. Ia menatap sinis ke arah pintu masuk, tempat di mana Lintang dan Dewa berdiri. "Paling juga modal dandan doang. Tapi lihat deh, itu cowok di sebelahnya s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD