97

1815 Words

Suasana di atas pelaminan kembali dipenuhi senyum kedua mempelai dan para tamu. Satu per satu tamu menaiki anak tangga, mengucapkan selamat, lalu bergantian berfoto bersama kedua mempelai. Kilatan kamera tak pernah berhenti. Gelak tawa, doa-doa tulus, dan ucapan bahagia saling bersahutan memenuhi Grand Ballroom Hotel Majapahit. Lintang masih menggenggam tangan Dewa dengan jemari yang saling bertaut. Sesekali ia menoleh kepada suaminya, lalu tersenyum kecil setiap kali Dewa membalas tatapannya. "Capek?" bisik Dewa pelan. Lintang menggeleng. "Belum." "Kalau capek bilang." "Iya." Dewa mengusap pelan punggung tangan istrinya menggunakan ibu jari. "Mas di sini." Lintang tersenyum hangat. "Iya." Beberapa tamu berikutnya bergantian naik ke atas pelaminan. Hingga... Pandangan Dewa mendada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD