BAB 56

1328 Words

Sekitar pukul enam sore, Julien dan Celina mengunjungi toko permata mewah di lantai dasar mal yang setiap sudutnya dipenuhi butik berkelas. Etalase toko permata itu memamerkan perhiasan yang menyita perhatian siapa pun yang melewatinya. Pintunya keemasan dengan kenop panjang dari kristal. Ornamen di sekitar pintu dan dindingnya dihiasi pahatan rumit berbentuk sulur memanjang tak beraturan yang berkilauan. Wanita paruh baya menghampiri Celina dan Julien. Tatapannya begitu ramah. Ia memeluk Julien erat, seperti lama tidak bertemu. Julien dan perempuan itu mengobrol dalam bahasa Prancis, sementara Celina mengamati perhiasan. “Celina, kenalkan. Elderberry Fusco. Ia adik ayahku.” Julien merangkul pundak gadis itu, lalu mendorong pelan tubuhnya untuk mendekat ke wanita itu. “Dan ini Celina. Mo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD