Pertolongan Kedua

1140 Words

Ponsel berbunyi sejak tadi. Benda pipih itu bergetar terus sejak meminta si pemilik menjawab panggilannya. "Ya?" jawab Reisa. "Rendra sakit?" Reisa langsung paham siapa yang menelepon. Orang sama sekalipun nomor teleponnya berbeda. "Udah ke dokter, kok," jawabnya. "Lu kok gak bilang gue?" Memangnya kamu siapa? Ingin rasanya Reisa berkata seperti itu kepada lelaki ini. "Aku gak inget. Lagian kita gak punya kepentingan apa-apa." "Rei, gue--" Tut! Reisa memutuskan panggilan dan melirik bayinya yang tertidur pulas di dalam boks. Untungnya Rendra tak rewel saat diberi obat. Reisa melirik ke arah jarum jam yang menunjukkan jam delapan malam. Sejak Andra tidak ada, rumah serasa sepi. Berada di rumah papanya Reisa juga merasa tak nyaman. Hanya dua malam dia menginap di sana, setelah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD