Pejantan Tangguh

1055 Words

Andra memasuki rumah itu dengan hati berdebar-debar. Pasalnya sosok yang paling dia benci, sedang di teras depan rumah Wisnu, sambil bercengkrama dengan Nita. "Hei, Ndra!" Nita terkejut saat melihat kedatangan Andra. Wajahnya pucat pasi. Apalagi saat berhadapan dengan Dimas, dua orang ini seperti hendak berperang. "Papa mana?" Andra bertanya saat tak melihat Wisnu bersama mereka. "Di kamar lagi rebahan. Masuk dulu, aku panggilkan." Nita memberi kode kepada Dimas untuk menunggu. Andra sendiri langsung masuk tanpa menyapa Dimas. Dia lewat begitu saja dan menganggap lelaki itu tidak ada. Betapa muaknya Andra saat melihat wajah itu. Apalagi ketika diam-diam melihat mereka berdua di bandara. Dimas masih nekat juga berusaha mendekati istrinya. Andra memang memberitahu keberangkatan merek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD