Cemburu

1200 Words

Brak! Reisa terkejut saat mendengar sebuah benda diletakkan di meja dengan kasar. Dia sedang menuang sayur di mangkuk. Wanita itu menoleh dan mendapati suaminya tampak kesal. "Kenapa, Ndra?" Reisa bertanya dengan wajah kebingungan. "Ada telepon buat lu." Andra menunjuk ponsel itu dengan hati yang panas. Dia cemburu. "Oh, biarin aja. Masih masak." Reisa kembali fokus ke kompor untuk menyelesaikan pekerjaannya. "Kayaknya penting, sampai sepuluh panggilan tak terjawab." Reisa mendelik. Dia meletakkan mangkuk berisi sayur di meja dan mengambil ponselnya. Wajah wanita itu memucat saat melihat di riwayat panggilan. Kenapa Dimas harus menghubungi di saat seperti ini, batinnya. "Oh, mungkin ini agen asuransi," kata Reisa tenang. Andra baru saja pulang dan dia tak ingin ada pertengk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD