Reisa menyuapkan sesendok demi sesendok bubur ke mulut suaminya. Berkat kesabarannya Andra yang tadinya enggan makan, kini menghabiskan satu mangkok. Reisa juga membantu Andra minum. Sebenarnya sih, yang sakit ada di bagian kaki. Tangan Andra juga masih bisa berfungsi dengan baik. Namun, sepertinya lelaki itu sengaja. Pikirnya kapan lagi bisa bermanja dengan istri. "Papa Andra ini memang super hero. Udah nyelametin orang kecebur di pool. Sekarang malah jatuh main balap karung." Reisa menyindir Andra. Wanita itu tak habis pikir dengan tingkah suaminya beberapa minggu ini. "Kan biar rame, Mama." Andra membalas ucapan istrinya. "Dulu jago banget main basket. Ini cuma balap karung kok bisa lost control." "Namanya juga musibah. Siapa juga yang tau." Mulut Andra tak berhenti mengunyah.

