Hari sangat cerah, Lethisa duduk sendirian di sebuah cafe menikmati segelas minuman dingin untuk menemaninya di kala sendirian. Kepala Lethisa menunduk, jari tangannya menyugar rambut ke belakang kemudian hembusan nafas panjang di hela dengan penuh beban. Telah berakhir, Lethisa tidak menyangka cinta pertamanya akan berakhir seperti ini. Lethisa menyeruput minumannya sebelum bersandar dan menoleh ke luar jendela kaca yang ada di sampingnya. Tersisa sebentar lagi hingga pernikahan Darian dan Carol di lakukan, berat rasanya menerima kenyataan seperti itu tapi tidak ada lagi yang bisa Lethisa lakukan. “Sudah dari tadi kau di sini?” tanya Diany, Lethisa menoleh melihat teman seagensinya itu datang, Lethisa tersenyum tipis lalu menggeleng, “boleh aku menemanimu?” tanya Diany lagi, Lethisa pu

