“Hai! Mia ya?” Seorang wanita membukakan pintu rumah untuk Mia dan menyambutnya ramah. Mia menduga jika wanita di hadapannya adalah ibu dari klien yang akan ia dandani hari ini. “Iya, Tante.” Mia mengangguk sopan. “Mau rias Rere, kan?” tebak wanita itu. “Betul, Tante.” “Saya Lusi, mamanya Rere. Ayo, masuk!” Dengan luwes Lusi menggandeng lengan Mia dan menariknya masuk. Sikapnya sangat ramah dan akrab seolah mereka bukan baru saling bertemu untuk pertama kali. “Rere sudah siap, Tante?” “Belum. Rere masih mandi.” Lusi menunjuk ke arah kamar anaknya di lantai atas. “Mia sudah makan?” “...” Pertanyaan Lusi membuat Mia terkejut. Betapa ramahnya wanita ini. Tidak semua klien memiliki keluarga seramah Rere. Diamnya Mia segera membuat Lusi menarik kesimpulan. “Belum, kan? Pasti tidak sem