"Mbak …, lesu amat, sih?" Tita menatap heran pada Mia yang sejak tadi diam terus. Hari ini Tita ada jadwal untuk mengantar klien ke Lumiere untuk mencoba gaun pengantin dan sejak datang sampai pekerjaannya selesai, ia menyadari kalau Mia banyak melamun. Bahkan sekarang, saat mereka sedang makan siang bersama di ruang kerja Mia, gadis itu tidak terlihat bersemangat mengikuti obrolannya dengan Chica, padahal biasanya selalu ramai. "Mbak Mia …," panggil Tita lagi ketika pertanyaannya tadi diabaikan. "Percuma. Enggak akan dijawab," ujar Chica datar. "Kenapa, sih?” Tita mengernyit penasaran. “Aneh banget loh kelakuan Mbak Mia." "Emang!” Chica memutar bola matanya sambil mengibaskan rambut. “Udah semingguan lebih kayak orang enggak punya tenaga, enggak ada semangat hidup, enggak ada kepengin